Subnet Mask dan Pengkelasannya

Hello, kali ini saya akan sedikit share tentang Subnet Mask dan Pengkelasannya, ngga cuman IP aja tapi Subnet juga perlu diketahui untuk menampung berapa banyak Komputer yang bisa terhubung dijaringan itu.

Subnet Mask adalah angka biner sepanjang 32 bit yang digunakan untuk membedakan network ID dengan host ID dan memeriksa apakah suatu node berada pada jaringan yang sama atau jaringan luar Subnet Mask default untuk setiap kelas alamat IP adalah sebagai berikut :

  • Kelas A : 255.0.0.0
  • Kelas B : 255.255.0.0
  • Kelas C : 255.255.255.0

Dari angka –angka tersebut terlihat bahwa seluruh bit yang berhubungan dengan network ID selalu bernilai 1 sedang seluruh bit yang berhubungan dengan host ID bernilai 0. untuk jelasnya lihat tabel berikut

Dari angka –angka tersebut terlihat bahwa seluruh bit yang berhubungan dengan network ID selalu bernilai 1 sedang seluruh bit yang berhubungan dengan host ID bernilai 0. untuk jelasnya lihat tabel berikut

Kelas
Network
Host
Default Subnet Mask
A
xxx.0.0.1
xxx.255.255.254
255.0.0.0
B
xxx.xxx.0.1
xxx.xxx.255.254
255.255.0.0
C
xxx.xxx.xxx.1
xxx.xxx.xxx.254
255.255.255.0
IP address kelas A

Diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Range IP 1.xxx.xxx.xxx. – 126.xxx.xxx.xxx, terdapat 16.777.214 (16 juta) IP address pada tiap kelas A. IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Pada IP address kelas A, network ID ialah 8 bit pertama, sedangkan host ID ialah 24 bit berikutnya. Dengan demikian, cara membaca IP address kelas A, misalnya 113.46.5.6 ialah:

 

Network ID = 113

Host ID = 46.5.6

 

Sehingga IP address diatas berarti host nomor 46.5.6 pada network nomor 113.

 

IP address kelas B

Biasanya dialokasikan untuk jaringan berukuran sedang dan besar. Pada IP address kelas B, network ID ialah 16 bit pertama, sedangkan host ID ialah 16 bit berikutnya. Dengan demikian, cara membaca IP address kelas B, misalnya 132.92.121.1

 

Network ID = 132.92

Host ID = 121.1

 

Sehingga IP address di atas berarti host nomor 121.1 pada network nomor132.92. dengan panjang host ID 16 bit, network dengan IP address kelas B dapat menampung sekitar 65000 host. Range IP128.0.xxx.xxx – 191.155.xxx.xxx

 

IP address kelas C

Awalnya digunakan untuk jaringan berukuran kecil (LAN). Host ID ialah 8 bit terakhir. Dengan konfigurasi ini, bisa dibentuk sekitar 2 juta network dengan masing-masing network memiliki 256 IP address. Range IP 192.0.0.xxx – 223.255.255.x. Pengalokasian IP address pada dasarnya ialah proses memilih network Id dan host ID yang tepat untuk suatu jaringan. Tepat atau tidaknya konfigurasi ini tergantung dari tujuan yang hendak dicapai, yaitu mengalokasikan IP address seefisien mungkin, misalnya 192.168.10.1

 

Network ID = 192.168.10

Host ID = 1

 

Sehingga IP address diatas berarti host nomor 1 pada network nomor 192.168.10 dengan panjang host ID 8 bit.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.