Pengenalan Pemrograman Ruby

A. Sejarah dan Perkembangan Ruby
Ruby merupakan bahasa scripting yang memiliki string processing yang sangat akurat misalnya regular expression sehingga sangat cocok untuk administrator sistem untuk membuat shell script yang powerfull. Di pihak lain, bahasa scripting menawarkan pengembangan aplikasi yang cepat misalnya pembuatan aplikasi GUI, web scripts, system utilities, dan aplikasi yang membutuhkan pemrosesan string ataupun perhitungan yang akurat. Pencipta Ruby, Yukihiro Matsumoto (Matz), menggabungkan bagian-bagian dari bahasabahasa favorit beliau (Perl, Smalltalk, Eiffel, Ada dan Lisp) untuk membentuk bahasa baru yang seimbang antara pemrograman fungsional dengan pemrograman imperatif. Sejak Ruby pertama kali dirilis ke publik pada tahun 1995, banyak programmer profesional dari seluruh dunia serius ikut mengembangkan Ruby. Pada tahun 2006, Ruby diterima oleh banyak orang. Dengan komunitas pengguna Ruby yang aktif di banyak kotakota di seluruh dunia dan konferensi-konferensi beserta pertemuan Ruby terkait. Ruby-Talk, milis utama untuk diskusi Ruby (dalam bahasa Inggris) telah mencapai kisaran 200 email setiap hari. TIOBE index, yang menghitung perkembangan bahasa-bahasa pemrograman, menempatkan Ruby pada peringkat ke 10 diantara bahasa-bahasa pemrograman di seluruh dunia. Melihat pada perkembangan ini, mereka memperkirakan, “Kesempatan Ruby memasuki peringkat atas 10 besar adalah dalam waktu setengah tahun.” Kebanyakan dari perkembangan Ruby beratribut pada terkenalnya software yang ditulis dengan Ruby, terutama framework web Ruby on RailS. Ruby juga sepenuhnya bebas. Tidak hanya gratis, tetapi juga bebas untuk menggunakan, memodifikasi dan mendistribusikan Ruby. Pengenalan Bahasa Ruby Ruby adalah bahasa pemrogaman scripting yang berorientasi objek. Tujuan dari ruby adalah menggabungkan kelebihan dari semua bahasa pemrogaman scripting yang ada di dunia. Ruby ditulis dengan bahasa C dengan kemampuan dasar seperti Perl dan Phyton. Ruby pertama kali dibuat oleh seorang programmer Jepang bernama Yukihiro Matsumoto. Penulisan Ruby dimulai pada February 1993 dan pada Desember 1994 dirilis versi alpha dari ruby. Pada awal perkembangan Ruby, Yukihiro meulis Ruby sendiri sampai pada tahun 1996 terbentuk komunitas Ruby yang banyak mengkotribusikan Ruby. | Pengenalan Ruby 74 Aplikasi bahasa Ruby, antara lain :
• Implementasi besar Ruby pada JRuby dan Rubinius.
• Ruby dapat diterapkan pada teknologi Asynchronous JavaScript dan XML (AJAX).
• Ruby on Rails untuk membuat framework web.

B. Kelebihan dan Kekurangan Ruby
Adapun kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh Bahasa Pemrograman Ruby adalah sebagai berikut.

Kelebihan :
• Sintaks sederhana.
• Memiliki Exception Handling yang baik.
• OOP.
• Single inheritance
• Didukung oleh OS Linux, Windows, MacOS X, OS/2, BeOs, dan Unix
• Merupakan bahasa pemrograman scripting yang berorientasi objek.
• Memiliki garbage collector yang secara otomatis akan menghapus informasi tak terpakai dari memori.

Kelemahan:
• Multithreading. Implementasi thread di ruby masih berupa green thread, bukan native thread. Hal ini membuat aplikasi GUI (desktop) dengan background thread tidak mungkin diimplementasikan di ruby.
• Virtual Memory, ruby masih fully interpreted sehingga program ruby cenderung lebih lambat.
• Spek. saat ini spesifikasi ruby (syntax, behaviour, dll) adalah implementasi ruby yang asli dari matz. IDE. Saat ini kualitas IDE untuk ruby masih jauh daripada .net dan java. Tapi dengan bermunculnya IDE ruby yang dibuat dengan java.net, kondisinya agak berubah. Tapi karena ruby bahasa yang sangat dinamis, sulit untuk bisa mendapatkan informasi secara lengkap mengenai struktur sebuah program ruby secara statis

C. Fitur-fitur Pada Ruby
Pertama kali, Matz melihat bahasa-bahasa lain untuk mencari sintaks yang ideal. Terkenang pencariannya, Matz berkata, “Saya mau bahasa scripting yang lebih hebat daripada Perl dan lebih berorientasi obyek daripada Ruby.” Di Ruby, semua adalah obyek. Setiap informasi dan kode bisa diberi property dan action. Pemrograman berorientasi obyek memanggil property dengan nama variabel instant dan action, yang disebut sebagai metode. Pendekatan murni berorientasi obyek terutama terlihat pada demonstrasi sedikit kode yang diberikan pada number. Ruby dianggap sebagai bahasa yang fleksibel, karena bagian-bagian dari Ruby bisa diubah-ubah dengan bebas. Bagian-bagian yang esensi di Ruby bisa dihapus maupun didefinisikan ulang. Bagian-bagian yang sudah ada bisa ditambahkan.

Ruby mencoba untuk tidak membatasi programmer. Ruby kaya fitur, antara lain sebagai berikut:

• Ruby merupakan bahasa interpreter.
• Ruby memiliki sintaks yang sederhana, mudah dipelajari dan dipahami.
• Ruby memiliki fitur-fitur yang menangani exception, seperti Java atau Ruby, untuk mempermudah menangani error.
• Ruby menyediakan mark-and-sweep garbage collector untuk semua obyek Ruby. Tidak perlu me-maintain reference count pada library extension
• Menulis extension C di Ruby lebih mudah daripada di Perl ataupun di Ruby, dengan API yang elegan untuk memanggil Ruby dari C. Ini termasuk memanggil Ruby embedded di software, untuk digunakan sebagai bahasa scripting. Interface SWIG juga tersedia
• Ruby bisa load library extension secara dinamis jika Sistem Operasi mengijinkan
• Ruby menyediakan fitur OS threading yang independent. Maka, untuk semua platform dimana Ruby berjalan, kita juga punya multithreading, terlepas dari apakah Sistem Operasi mendukung multithreading atau tidak, bahkan pada MS-DOS sekalipun
• Ruby sangat portable: Ruby kebanyakan dikembangkan di GNU/Linux, tetapi juga berjalan di banyak tipe UNIX, Mac OS X, Windows 95/98/Me/NT/2000/XP, DOS, BeOS, OS/2, dan lain-lain.

D. Aturan penamaan variabel pada Ruby
Karena Ruby bersifat dynamic-typing, Kita tidak perlu mendeklarasikan tipe dan variable yang ingin kita gunakan seperti pada bahasa C. Kita cukup memasukkan nilai ke variable yang ingin kita pakai. Aturan penamaan variabel sama dengan aturan penamaan variabel pada umumnya, yakni tidak boleh dimulai dengan angka dan tidak memakai keyword penting dari bahasa tersebut. Berikut contoh deklarasi variabel: Contoh variabel yang benar: x = 888 ini_variabel_string = “halo” Contoh variabel yang tidak benar: 8x = 888 while = “halo” # while adalah reserved keyword

E. Struktur Program Program
Ruby umumnya juga memakai indentasi seperti bahasa Ruby. Akan tetapi indentasi tidak mutlak harus dilakukan, karena Ruby menggunakan keyword end untuk menandakan akhir dari suatu bagian program.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *