Program Vektor pada Java

import java.util.Scanner;
Listing ini digunakan sebagai awalan yang akan diberikan pada program yang akan meminta user untuk memasukkan input.

class vektor{
public static void main (String []args) {
Scanner input = new Scanner (System.in);
int [] jum = new int [10];
int [] VektorA = new int [10];
int [] VektorB = new int [10];
int n , k ;

Listing di atas berguna untuk memasukkan fungsi Scanner dan mendeklarasikan nama class yang telah ditentukan, untuk nama class harus sama dengan nama file java sehingga method main dapat berjalan dengan baik ketika di compile. Serta mendeklarasikan variabel jum, VektorA, dan VektorB yang bertipe array. Dan juga mendeklarasikan variabel n dan k yang bertipe integer.

System.out.print(“nMasukkan Jumlah Elemen Vektor = “);
n = input.nextInt();
System.out.print(“nMasukkan Nilai K (Skalar) = “);
k = input.nextInt();

Listing di atas berfungsi untuk menginputkan banyaknya jumlah Elemen Vektor dan juga menginputkan besarnya nilai dari K(Skalar).

System.out.println(“nVektor A”);
for(int i = 0; i < n ; i++){
System.out.print(“Elemen [1, “+(i+1)+”] = “);
VektorA[i] = input.nextInt();
}

Listing tersebut berguna untuk menginputkan nilai dari banyaknya VektorA yang telah diinputkan. Dimana akan dilakukan suatu perulangan menggunakan for, dengan nilai awal variabel i = 0, jika kondisi i lebih kecil dari variabel inputan yaitu n, maka for akan menjalankan statement yang berada dibawahnya, yaitu mencetak suatu pernyataan dan menginputkan nilai dari VektorA yang bertipekan Array. Selanjutnya nilai i akan bertambah 1. Perulangan tersebut akan terus menjalankan statementnya hingga kondisi yang diberikan bernilai False.

System.out.println(“nVektor B”);
for(int i = 0; i < n ; i++){
System.out.print(“Elemen [1, “+(i+1)+”] = “);
VektorB[i] = input.nextInt();
}

Listing tersebut berguna untuk menginputkan nilai dari banyaknya VektorB yang telah diinputkan. Dimana akan dilakukan suatu perulangan menggunakan for, dengan nilai awal variabel i = 0, jika kondisi i lebih kecil dari variabel inputan yaitu n, maka for akan menjalankan statement yang berada dibawahnya, yaitu mencetak suatu pernyataan dan menginputkan nilai dari VektorB yang bertipekan Array. Selanjutnya nilai i akan bertambah 1. Perulangan tersebut akan terus menjalankan statementnya hingga kondisi yang diberikan bernilai False.

System.out.print(“nVektor A = [ “);
for (int i=0; i<n; i++){
System.out.print(VektorA[i]);
if (i!=n-1){
System.out.print(“, “);
}
}
System.out.print(” ]n”);

Blok sintaks di atas berfungsi untuk mencetak nilai – nilai yang telah diinputkan pada VektorA. Dimana akan dilakukan suatu perulangan for dengan nilai awal i = 0, dan dengan kondisi i kurang dari n (Variabel inputan). Jika kondisi bernilai True yaitu i < n, maka for akan menjalankan statement yang berada di dalamnya yaitu mencetak nilai dari VektorA yang telah diinputkan sebelumnya yang bertipekan Array. Lalu masuk ke dalam statement for yang kedua dimana jika nilai awal i tidak sama dengan nilai n – 1, maka akan dijalakan statement yaitu mencetak ”, ”. Kemudian nilai i akan bertambah 1 dan perulangan for akan terus menjalankan statement yang berada di dalamnya hingga kondisi yang diberikan bernilai False. Jika kondisi yang diberikan telah bernilai False maka program akan mencetak suatu penutup untuk menutup nilai yang telah dicetak.

System.out.print(“Vektor B = [ “);
for (int i=0; i<n; i++){
System.out.print(VektorB[i]);
if (i!=n-1){
System.out.print(“, “);
}
}
System.out.print(” ]n”);

Blok sintaks di atas berfungsi untuk mencetak nilai – nilai yang telah diinputkan pada VektorB. Dimana akan dilakukan suatu perulangan for dengan nilai awal i = 0, dan dengan kondisi i kurang dari n (Variabel inputan). Jika kondisi bernilai True yaitu i < n, maka for akan menjalankan statement yang berada di dalamnya yaitu mencetak nilai dari VektorB yang telah diinputkan sebelumnya yang bertipekan Array. Lalu masuk ke dalam statement for yang kedua dimana jika nilai awal i tidak sama dengan nilai n – 1, maka akan dijalakan statement yaitu mencetak ”, ”. Kemudian nilai i akan bertambah 1 dan perulangan for akan terus menjalankan statement yang berada di dalamnya hingga kondisi yang diberikan bernilai False. Jika kondisi yang diberikan telah bernilai False maka program akan mencetak suatu penutup untuk menutup nilai yang telah dicetak.

System.out.print(“nVektor A + B = [ “);
for (int i=0;i<n;i++){
System.out.print(VektorA[i]+VektorB[i]);
if (i!=n-1){
System.out.print(“, “);
}
}
System.out.print(“]n”);

Blok sintaks di atas berfungsi untuk mencetak nilai penjumlahan dari VektorA dan VektorB. Dimana akan dilakukan suatu perulangan for dengan nilai awal i = 0, dan dengan kondisi i kurang dari n (Variabel inputan). Jika kondisi bernilai True yaitu i < n, maka for akan menjalankan statement yang berada di dalamnya yaitu mencetak nilai dari VektorA + VektorB yang telah diinputkan sebelumnya yang bertipekan Array. Lalu masuk ke dalam statement for yang kedua dimana jika nilai awal i tidak sama dengan nilai n – 1, maka akan dijalakan statement yaitu mencetak ”, ”. Kemudian nilai i akan bertambah 1 dan perulangan for akan terus menjalankan statement yang berada di dalamnya hingga kondisi yang diberikan bernilai False.Jika kondisi yang diberikan telah bernilai False maka program akan mencetak suatu penutup untuk menutup nilai yang telah dicetak.

System.out.print(“nVektor A – B = [ “);
for (int i=0;i<n;i++){
System.out.print(VektorA[i]-VektorB[i]);
if (i!=n-1){
System.out.print(“, “);
}
}
System.out.print(“]n”);

Blok sintaks di atas berfungsi untuk mencetak nilai pengurangan dari VektorA dan VektorB. Dimana akan dilakukan suatu perulangan for dengan nilai awal i = 0, dan dengan kondisi i kurang dari n (Variabel inputan). Jika kondisi bernilai True yaitu i < n, maka for akan menjalankan statement yang berada di dalamnya yaitu mencetak nilai dari VektorA – VektorB yang telah diinputkan sebelumnya yang bertipekan Array. Lalu masuk ke dalam statement for yang kedua dimana jika nilai awal i tidak sama dengan nilai n – 1, maka akan dijalakan statement yaitu mencetak ”, ”. Kemudian nilai i akan bertambah 1 dan perulangan for akan terus menjalankan statement yang berada di dalamnya hingga kondisi yang diberikan bernilai False.Jika kondisi yang diberikan telah bernilai False maka program akan mencetak suatu penutup untuk menutup nilai yang telah dicetak.

System.out.print(“nVektor A x B = [ “);
for (int i=0;i<n;i++){
System.out.print(VektorA[i]*VektorB[i]);
if (i!=n-1){
System.out.print(“, “);
}
}
System.out.print(“]n”);

Blok sintaks di atas berfungsi untuk mencetak nilai perkalian dari VektorA dan VektorB. Dimana akan dilakukan suatu perulangan for dengan nilai awal i = 0, dan dengan kondisi i kurang dari n (Variabel inputan). Jika kondisi bernilai True yaitu i < n, maka for akan menjalankan statement yang berada di dalamnya yaitu mencetak nilai dari VektorA x VektorB yang telah diinputkan sebelumnya yang bertipekan Array. Lalu masuk ke dalam statement for yang kedua dimana jika nilai awal i tidak sama dengan nilai n – 1, maka akan dijalakan statement yaitu mencetak ”, ”. Kemudian nilai i akan bertambah 1 dan perulangan for akan terus menjalankan statement yang berada di dalamnya hingga kondisi yang diberikan bernilai False.Jika kondisi yang diberikan telah bernilai False maka program akan mencetak suatu penutup untuk menutup nilai yang telah dicetak.

System.out.print(“nK.A = [ “);
for(int i=0;i<n;i++){
jum[i]= k * VektorA[i];
System.out.print(jum[i]);
if(i!=n-1){
System.out.print(“,”);
}
}
System.out.print(” ]n”);

Blok sintaks di atas berfungsi untuk mencetak nilai perkalian dari VektorA dengan nilai Skalar yang telah diinputkan. Dimana akan dilakukan suatu perulangan for dengan nilai awal i = 0, dan dengan kondisi i kurang dari n (Variabel inputan). Selanjutnya mendeklarasikan Variabel jum yang bertipekan Array yang mempunyai nilai berupa perkalian antara bilangan Skalar dengan nilai VektorA. Jika kondisi bernilai True yaitu i < n, maka for akan menjalankan statement yang berada di dalamnya yaitu mencetak nilai dari Variabel jum yang bertipekan Array. Lalu masuk ke dalam statement for yang kedua dimana jika nilai awal i tidak sama – 1, maka akan dijalakan statement yaitu mencetak ”, ”. Kemudian nilai i akan bertambah 1 dan perulangan for akan terus menjalankan statement yang berada di dalamnya hingga kondisi yang diberikan bernilai False. Jika kondisi yang diberikan telah bernilai False maka program akan mencetak suatu penutup untuk menutup nilai yang telah dicetak.

               System.out.print(“nK.B = [ “);
for(int i=0;i<n;i++){
jum[i]= k * VektorB[i];
System.out.print(jum[i]);
if(i!=n-1){
System.out.print(“,”);
}
}
System.out.print(” ]n”);
}
}

Blok sintaks di atas berfungsi untuk mencetak nilai perkalian dari VektorB dengan nilai Skalar yang telah diinputkan. Dimana akan dilakukan suatu perulangan for dengan nilai awal i = 0, dan dengan kondisi i kurang dari n (Variabel inputan). Selanjutnya mendeklarasikan Variabel jum yang bertipekan Array yang mempunyai nilai berupa perkalian antara bilangan Skalar dengan nilai VektorB. Jika kondisi bernilai True yaitu i < n, maka for akan menjalankan statement yang berada di dalamnya yaitu mencetak nilai dari Variabel jum yang bertipekan Array. Lalu masuk ke dalam statement for yang kedua dimana jika nilai awal i tidak sama – 1, maka akan dijalakan statement yaitu mencetak ”, ”. Kemudian nilai i akan bertambah 1 dan perulangan for akan terus menjalankan statement yang berada di dalamnya hingga kondisi yang diberikan bernilai False. Jika kondisi yang diberikan telah bernilai False maka program akan mencetak suatu penutup untuk menutup nilai yang telah dicetak.

Nah untuk hasil output dari kodingan diatas adalah seperti berikut :
Output Vektor Java

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.